Batam Jadi Sorotan! Film UNIFORM Padukan Drama Cinta, Aksi Polisi, dan Promosi Wisata
BATAM DNMEDIA.INFO — Film UNIFORM: Cinta di Balik Seragam memperkenalkan trailer resmi sekaligus menggelar pemutaran pratinjau eksklusif di Cinepolis K-Square Mall, Batam, Sabtu (10/10/2026). Film produksi PT JAS Films International ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026.
Mengusung tema Love, Duty, and Sacrifice atau cinta, tugas, dan pengorbanan, film drama kriminal romantis ini tidak hanya menyuguhkan kisah cinta dan perjuangan aparat kepolisian, tetapi juga membawa potensi Kota Batam ke layar lebar sebagai bagian dari promosi pariwisata dan industri kreatif.
Salah satu aspek menarik dalam produksi film ini adalah keterlibatan sejumlah personel Polda Kepulauan Riau (Kepri). Partisipasi tersebut turut mendukung penggambaran kehidupan dan tugas kepolisian agar lebih sesuai dengan peran serta tanggung jawab aparat dalam menangani perkara.
## Polda Kepri: Film Jadi Media Edukasi Penanganan Perkara
Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei, mengatakan bahwa sejumlah personel Polda Kepri terlibat dalam proses pembuatan film tersebut.
Menurut Nona, keterlibatan personel kepolisian diharapkan dapat menghadirkan gambaran tugas aparat secara lebih realistis sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kompleksitas penanganan perkara di lingkungan kepolisian.
“Harapannya, film ini juga menjadi gambaran bagaimana penanganan suatu perkara di kepolisian secara kompleks, dari tahapan awal hingga akhir,” ujar Nona.
Ia menjelaskan bahwa penanganan perkara membutuhkan serangkaian proses dan tahapan yang harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui media film, masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa penyelesaian suatu kasus tidak berlangsung secara instan, melainkan melalui proses yang terstruktur, mulai dari penanganan awal hingga penyelesaian perkara.
Nona juga menyampaikan bahwa personel kepolisian yang menunjukkan prestasi dalam pelaksanaan tugas dapat memperoleh penghargaan sesuai ketentuan yang berlaku. Apresiasi tersebut dapat berupa kesempatan mengikuti pendidikan maupun bentuk penghargaan lainnya.
Kehadiran UNIFORM: Cinta di Balik Seragam pun menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan kehidupan aparat kepolisian kepada masyarakat melalui pendekatan seni dan sinema.
## Batam Jadi Lokasi Produksi Sekaligus Media Promosi Pariwisata
Selain mengangkat kehidupan aparat kepolisian, film UNIFORM turut menampilkan potensi Kota Batam. Sebagian besar proses pengambilan gambar dilakukan di kota ini, sehingga membuka peluang untuk memperkenalkan Batam kepada penonton yang lebih luas.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyambut positif produksi film yang menjadikan Batam sebagai salah satu lokasi pengambilan gambar.
Menurutnya, perfilman merupakan bagian dari subsektor ekonomi kreatif yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan identitas, karakter, dan potensi daerah.
Melalui visual serta cerita yang disajikan, film berpotensi mendorong ketertarikan penonton untuk mengenal Batam lebih dekat, mulai dari wisata kuliner, belanja, bahari, hingga lanskap perkotaan.
Selain memberikan nilai promosi, kegiatan produksi film juga membuka peluang keterlibatan talenta lokal, pelaku seni, serta berbagai sektor usaha pendukung. Dengan demikian, industri perfilman dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif sekaligus memperkuat daya tarik Batam sebagai destinasi wisata.
## Membuka Peluang Kolaborasi Insan Kreatif Lokal
Perkembangan perfilman di Batam juga memberikan peluang bagi komunitas seni dan pelaku industri kreatif untuk memperluas ruang berkarya serta membangun kolaborasi dengan pelaku perfilman nasional.
Ketua SWARA Kota Batam, Maharani Purba, memiliki perspektif tersendiri dalam perkembangan tersebut. SWARA Movie Project sebelumnya telah meluncurkan film Sejauh Doa Cahaya Batam pada Februari 2026.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa komunitas kreatif lokal memiliki peluang untuk mengembangkan aktivitasnya ke bidang seni peran dan produksi film. Potensi ini dapat terus diperkuat melalui kolaborasi antara komunitas, pemerintah daerah, pelaku industri, dan institusi publik.
Sinergi berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting dalam membangun ekosistem perfilman yang berkelanjutan di Batam, sekaligus membuka ruang bagi talenta lokal untuk terlibat lebih jauh dalam industri kreatif.
## Kisah Cinta, Tanggung Jawab, dan Pengorbanan
Film UNIFORM: Cinta di Balik Seragam disutradarai Joseph Selvakumar, dengan Deepak Annathurai sebagai penulis sekaligus produser. Film berdurasi 101 menit ini dibintangi Yama Carlos, Kevin Fulky, dan Alin Fauziah.
Cerita berpusat pada Jason, seorang perwira muda yang berusaha mengungkap misteri kematian kekasihnya, Lara. Penyelidikan tersebut kemudian membawanya pada dugaan keterlibatan sindikat kriminal.
Perpaduan unsur drama, romansa, dan kriminalitas menghadirkan kisah tentang cinta, tanggung jawab, serta pengorbanan yang harus dihadapi seseorang ketika kehidupan pribadi bersinggungan dengan tugas dan kewajibannya.
Keterlibatan personel kepolisian juga memberikan dimensi tersendiri dalam upaya menggambarkan kehidupan aparat serta proses penanganan perkara kepada masyarakat.
Di sisi lain, film ini menjadi momentum untuk memperluas pengenalan Kota Batam. Tidak hanya dikenal sebagai pusat industri dan perdagangan, Batam juga memiliki potensi untuk berkembang sebagai ruang tumbuh bagi seni, kreativitas, dan industri perfilman.
Film UNIFORM: Cinta di Balik Seragam dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026 dengan klasifikasi usia penonton 13 tahun ke atas.
(R/Cheppy)