Krisis Air Baku di Nongsa, BP Batam Gelar Salat Istisqa di Waduk Nongsa

Terkini 11 Oct 2026 11:29 • 2 min read • 1 views • By DNMEDIA KARTI
Krisis Air Baku di Nongsa, BP Batam Gelar Salat Istisqa di Waduk Nongsa
Krisis Air Baku di Nongsa, BP Batam Gelar Salat Istisqa di Waduk Nongsa

BATAM, DNMEDIA.INFO – Menghadapi persoalan krisis air baku yang berdampak terhadap ketersediaan pasokan air bersih di kawasan Nongsa, Kota Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Salat Istisqa di kawasan Waduk Nongsa. Kegiatan ini menjadi bentuk ikhtiar spiritual sekaligus doa bersama agar hujan segera turun dan ketersediaan air baku dapat kembali terjaga.

Salat Istisqa merupakan ibadah yang dilaksanakan umat Islam untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan, terutama ketika suatu wilayah menghadapi kondisi kekeringan atau berkurangnya ketersediaan air.

Pelaksanaan Salat Istisqa di Waduk Nongsa menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga sumber air baku sebagai salah satu kebutuhan mendasar masyarakat Batam.

Ikhtiar Spiritual di Tengah Persoalan Air Baku

Krisis air baku menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian serius, mengingat air merupakan kebutuhan utama masyarakat, baik untuk keperluan rumah tangga, kegiatan usaha, maupun pelayanan publik.

Melalui Salat Istisqa, BP Batam bersama pihak yang hadir memanjatkan doa dan memohon pertolongan Allah SWT agar wilayah Batam, khususnya kawasan Nongsa, segera mendapatkan curah hujan yang memadai.

Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa upaya menghadapi persoalan air membutuhkan kepedulian dan tanggung jawab bersama.

Menjaga Ketersediaan Air Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Persoalan air baku tidak hanya berkaitan dengan kondisi cuaca dan curah hujan, tetapi juga memerlukan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. Waduk sebagai salah satu sumber penampungan air memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan air baku bagi masyarakat.

Karena itu, upaya menjaga daerah tangkapan air, melindungi lingkungan sekitar waduk, serta memastikan pengelolaan sumber air berjalan secara optimal menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan ketersediaan air di Batam.

Masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dengan menggunakan air secara bijak, menghindari pemborosan, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Pelaksanaan Salat Istisqa di Waduk Nongsa diharapkan menjadi penguat semangat kebersamaan dalam menghadapi persoalan air baku. Ikhtiar melalui doa perlu berjalan beriringan dengan langkah nyata, perencanaan yang matang, serta pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Dengan demikian, harapan akan turunnya hujan tidak hanya menjadi doa bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga ketersediaan air bagi masyarakat Batam.

Laporan Redaksi Kepulauan Riau (R/Karti)
DNMEDIA.INFO | Aktual, Faktual, dan Terpercaya

Recent Articles