Safari Magrib Rumah Tahfidzul Quran Darusshofa Durai: Menguatkan Generasi Qurani di Kampung-Kampung Kecamatan Durai
DNM.Info DURAI, KARIMUN — Upaya membangun generasi Qurani terus digelorakan di wilayah Kecamatan Durai dan sekitarnya. Rumah Tahfidzul Quran Darusshofa Durai menggelar Agenda Safari Magrib Bersama, sebagai bagian dari ikhtiar mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur’an sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, pengurus rumah tahfidz, dan masyarakat.(15/08/2026)
Kegiatan Safari Magrib kali ini dilaksanakan bersama Camat Durai, Bapak Al Mizan, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Durai, serta jamaah Surau Asy-Syakirin, Desa Telaga Tujuh, Kecamatan Durai.
Suasana penuh kekeluargaan terasa saat masyarakat bersama-sama melaksanakan ibadah Magrib dan mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat, khususnya para orang tua dan generasi muda, agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Dalam kesempatan tersebut, tausyiah disampaikan oleh Pengasuh Rumah Tahfidzul Quran Darusshofa Durai, Ustaz Candra, didampingi Ketua Pengurus Rumah Tahfidzul Quran Darusshofa Durai, Ustaz Muhammad Lutfi.
Dalam tausyiahnya, disampaikan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Membangun generasi Qurani tidak cukup hanya dengan mengajarkan anak membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an diterapkan dalam akhlak, keluarga, pendidikan, dan kehidupan bermasyarakat.
“Generasi Qurani adalah harapan kita bersama. Dari kampung-kampung inilah kita berharap lahir anak-anak yang dekat dengan Al-Qur’an, memiliki akhlak yang baik, menghormati orang tua, mencintai sesama, dan mampu menjadi penerus yang membawa kebaikan bagi daerahnya,” menjadi semangat yang diusung dalam kegiatan Safari Magrib tersebut.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pembinaan keagamaan masyarakat di wilayah Kecamatan Durai. Rumah Tahfidzul Quran Darusshofa Durai diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda untuk belajar Al-Qur’an, menghafal, memahami, serta mengamalkan ajarannya.
Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, Safari Magrib ini membawa pesan bahwa membangun masa depan daerah harus dimulai dari membangun generasinya. Ketika anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan masjid, surau, Al-Qur’an, serta teladan dari orang tua dan para guru, maka akan tumbuh pula generasi yang memiliki bekal ilmu, iman, dan akhlak.
Dukungan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Pemerintah, tokoh agama, pengurus rumah tahfidz, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berjalan bersama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi Qurani.
“Mari kita hidupkan kampung-kampung kita dengan Al-Qur’an. Dari Kecamatan Durai dan desa-desa di sekitarnya, kita mulai membangun generasi yang mencintai Al-Qur’an, mencintai masjid dan surau, serta memiliki akhlak yang mulia.”
Safari Magrib Rumah Tahfidzul Quran Darusshofa Durai pun diharapkan dapat terus berlanjut ke berbagai wilayah lainnya. Sebab, membangun generasi Qurani bukanlah pekerjaan satu orang atau satu lembaga, melainkan tanggung jawab bersama.
Dari kampung kita, untuk lahir generasi Qurani. Dari Al-Qur’an, kita bangun masa depan Kecamatan Durai yang lebih baik, berilmu, berakhlak, dan penuh keberkahan.