Krisis Air Bersih Jadi Sorotan, LSM TKP Bahas Solusi dan Pemberdayaan Warga Tanjung Sengkuang

Terkini 02 Sep 2026 13:00 • 2 min read • 56 views • By DNMEDIA
Krisis Air Bersih Jadi Sorotan, LSM TKP Bahas Solusi dan Pemberdayaan Warga Tanjung Sengkuang
Krisis Air Bersih Jadi Sorotan, LSM TKP Bahas Solusi dan Pemberdayaan Warga Tanjung Sengkuang

BATAM — Persoalan krisis air bersih kembali menjadi perhatian masyarakat. Isu tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Transparansi Kebijakan Pemerintah (TKP) bersama Lurah Tanjung Sengkuang, Andi Hasanuddin, Rabu (2/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan produktif itu dihadiri jajaran pengurus DPW dan DPD LSM TKP, serta perwakilan DPC TKP Batu Ampar. Silaturahmi tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat di wilayah Tanjung Sengkuang.

Salah satu isu yang menjadi perhatian utama adalah krisis air bersih. Ketersediaan air bersih dinilai merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian serius, terlebih ketika persoalan tersebut bersentuhan langsung dengan aktivitas dan kehidupan sehari-hari warga.

Selain persoalan air bersih, pembahasan juga mencakup pemberdayaan masyarakat, termasuk bagaimana potensi warga dapat terus dikembangkan agar mampu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan.

Tak hanya itu, penguatan peran pemuda melalui Karang Taruna turut menjadi bagian dari pembahasan. Pemuda dinilai memiliki posisi strategis dalam mendorong berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan lingkungan.

Silaturahmi ini juga menjadi momentum bagi LSM TKP untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah kelurahan. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan masyarakat diharapkan dapat disampaikan dan dicarikan jalan keluar secara bersama-sama.

LSM TKP menilai persoalan masyarakat tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi membutuhkan komunikasi, perhatian dan langkah nyata dari berbagai pihak. Krisis air bersih, pemberdayaan warga hingga penguatan organisasi kepemudaan menjadi sejumlah pekerjaan yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat dan elemen sosial lainnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya menjaga hubungan komunikasi antara lembaga masyarakat dan pemerintah di tingkat kelurahan agar aspirasi serta persoalan warga dapat terus menjadi perhatian bersama.