Harlah ke-12 Turonggo Satrio Bidoyo, Perkuat Guyub Rukun dan Kepedulian terhadap Masyarakat

Terkini 31 Aug 2026 10:48 • 2 min read • 165 views • By DNMEDIA
Harlah ke-12 Turonggo Satrio Bidoyo, Perkuat Guyub Rukun dan Kepedulian terhadap Masyarakat
Harlah ke-12 Turonggo Satrio Bidoyo, Perkuat Guyub Rukun dan Kepedulian terhadap Masyarakat

DNM.INFO BATAM — Memasuki usia ke-12 tahun, Turonggo Satrio Bidoyo (TSB) terus menjaga semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kerukunan dengan masyarakat. Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-12 Turonggo Satrio Bidoyo digelar di Jl. Bida Kabil Seroja 2, Fasum RT 02 RW 17, Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.(29/08/2026)

Sejak berdiri pada tahun 2014, Turonggo Satrio Bidoyo tidak hanya menjadi wadah bagi anggotanya untuk mempererat tali silaturahmi, tetapi juga berupaya membangun hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar serta berbagai paguyuban yang ada di Kota Batam.

Ketua Turonggo Satrio Bidoyo, Sugiyanto, mengatakan bahwa perjalanan selama 12 tahun dapat dilalui berkat semangat guyub dan rukun yang terus dijaga bersama.

Menurutnya, keberadaan sebuah paguyuban harus mampu menyatu dengan lingkungan dan masyarakat setempat. Nilai-nilai seperti gotong royong, saling menghargai, kepedulian sosial serta menjaga kerukunan menjadi hal penting yang harus terus dipertahankan.

“Alhamdulillah, sejak berdiri tahun 2014 sampai sekarang, Turonggo Satrio Bidoyo masih terus guyub dan rukun. Kami juga berusaha menjaga hubungan baik dengan masyarakat setempat maupun dengan paguyuban lainnya,” ujar Sugiyanto.

Ia menilai, masyarakat merupakan bagian penting dalam perjalanan sebuah paguyuban. Karena itu, TSB ingin terus menjaga komunikasi dan kebersamaan dengan warga di lingkungan sekitar.

“Bagi kami, masyarakat setempat adalah bagian dari keluarga. Kita harus bisa saling menghargai, saling membantu dan bergotong royong. Jangan sampai keberadaan paguyuban justru membuat jarak dengan masyarakat. Sebaliknya, kita ingin hadir bersama masyarakat dan ikut menjaga kerukunan,” ungkapnya.

Sugiyanto juga menyampaikan bahwa Batam merupakan daerah yang memiliki masyarakat dengan latar belakang budaya yang beragam. Kondisi tersebut menjadi kekuatan untuk membangun persatuan melalui kebersamaan antarwarga maupun antarorganisasi dan paguyuban.

Ia berharap, Turonggo Satrio Bidoyo ke depan semakin berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan organisasi.

“Harapan kami, Turonggo Satrio Bidoyo ke depannya semakin maju, semakin kompak, tetap guyub rukun, dan terus menjalin silaturahmi dengan sesama paguyuban serta masyarakat. Kita ingin bersama-sama menjaga budaya, persaudaraan dan kerukunan di Kota Batam,” harapnya.

Peringatan Harlah ke-12 ini pun menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan Turonggo Satrio Bidoyo selama lebih dari satu dekade. Dengan mengedepankan semangat guyub, rukun, gotong royong dan menghargai masyarakat setempat, TSB berkomitmen untuk terus menjaga kebersamaan dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

Usia 12 tahun bukan hanya tentang bertambahnya usia organisasi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah paguyuban terletak pada persaudaraan, kepedulian dan kemampuannya hidup berdampingan dengan masyarakat serta paguyuban lainnya.