Gebyar Kemerdekaan Kampung Tua Batu Merah Meriah, Bathoro Mayang Nusantoro Tampilkan Seni Jaranan Barong dan Kuda Lumping
DNM.INFO, BATAM — Semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kuat di Kampung Tua Batu Merah, RT 27/RW 08, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam. Masyarakat bersama para tokoh dan undangan menghadiri acara Gebyar Kemerdekaan yang dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya Jaranan Barong dan Kuda Lumping dari Sanggar Seni Budaya Bathoro Mayang Nusantoro.(23/08/2026)
Pertunjukan seni budaya tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang mendapat perhatian besar dari masyarakat. Antusiasme warga terlihat sejak acara dimulai hingga pertunjukan berlangsung. Halaman lokasi kegiatan dipenuhi penonton yang datang untuk menyaksikan kesenian tradisional sekaligus merayakan momentum kemerdekaan bersama.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan warga, serta menjaga keberadaan seni dan budaya di tengah kehidupan masyarakat Kampung Tua Batu Merah.
Dihadiri Anggota DPRD Kota Batam dan Sejumlah Tokoh Masyarakat
Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Batam Komisi II, Ibu Ruslan Sinaga, yang menyempatkan hadir dan berbaur bersama masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Wulan turut memberikan tanggapan mengenai pelaksanaan kegiatan di RT 27/RW 08. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai positif karena mampu mempertemukan masyarakat dalam suasana kebersamaan sekaligus memberikan ruang bagi seni budaya untuk terus berkembang.
Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat RT 27/RW 08 dalam menyukseskan rangkaian Gebyar Kemerdekaan.
“Ini kegiatan yang sangat baik. Masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi dan menikmati pertunjukan seni budaya bersama. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin kompak ke depannya,” ujar Ibu Wulan.
Selain itu, Lurah Batu Merah juga turut diundang dalam kegiatan tersebut. Namun, karena adanya kesibukan yang tidak dapat ditinggalkan, kehadiran Lurah Batu Merah diwakili oleh Sekretaris Lurah (Seklur).
Turut hadir pula Ketua RW 08 Satria Teramale, para pengurus paguyuban, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah undangan lainnya yang ikut memberikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat RT 27/RW 08.
Widodo: Persiapan Tidak Mudah, Banyak Rintangan yang Harus Dilewati
Sementara itu, Ketua RT 27, Widodo, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Gebyar Kemerdekaan tersebut tidak terlepas dari proses persiapan yang cukup panjang.
Menurut Widodo, untuk menyukseskan kegiatan tersebut, panitia bersama masyarakat harus melewati berbagai rintangan dan tantangan. Namun, berkat kerja sama, gotong royong dan dukungan berbagai pihak, seluruh persiapan akhirnya dapat diselesaikan.
“Persiapan acara ini tidak mudah. Banyak rintangan yang kami hadapi, tetapi karena kekompakan warga dan dukungan dari berbagai pihak, alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik,” ungkap Widodo.
Widodo juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Sanggar Seni Budaya Bathoro Mayang Nusantoro yang telah hadir dan ikut memeriahkan Gebyar Kemerdekaan di RT 27/RW 08.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Sanggar Bathoro Mayang Nusantoro yang sudah hadir dan memberikan hiburan sekaligus membawa seni budaya kepada masyarakat. Semoga kerja sama dan silaturahmi ini terus terjaga,” tambahnya.
Bathoro Mayang Nusantoro: Ke Depan Harus Semakin Maju dan Kompak
Ketua Pengurus Seni Budaya Bathoro Mayang Nusantoro, Bapak Eko, juga menyampaikan pandangannya mengenai kegiatan tersebut.
Menurut Eko, pertunjukan seni budaya bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan memperkenalkan budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia berharap ke depan keberadaan Sanggar Bathoro Mayang Nusantoro dapat semakin maju, baik dari sisi kegiatan maupun kekompakan para pengurus dan anggota.
“Harapan kami ke depan tentunya seni budaya ini bisa lebih maju lagi. Yang paling penting adalah kekompakan, karena dengan kekompakan kita bisa terus berkarya dan menjaga budaya agar tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar Eko.
Semangat Kemerdekaan, Kebersamaan dan Pelestarian Budaya
Gebyar Kemerdekaan di Kampung Tua Batu Merah RT 27/RW 08 menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan masyarakat. Kehadiran para tokoh, pemerintah kelurahan, anggota DPRD, pengurus RW, paguyuban, tokoh masyarakat dan warga menunjukkan bahwa kegiatan masyarakat dapat menjadi wadah untuk mempererat hubungan sosial.
Pertunjukan Jaranan Barong dan Kuda Lumping Bathoro Mayang Nusantoro pun menjadi daya tarik utama malam tersebut. Sorak penonton dan meriahnya suasana semakin menambah semangat perayaan kemerdekaan.
Dari Kampung Tua Batu Merah, pesan yang disampaikan bukan hanya tentang merayakan kemerdekaan, tetapi juga bagaimana masyarakat terus menjaga kekompakan, gotong royong, silaturahmi dan seni budaya agar tetap hidup dari generasi ke generasi.
Gebyar Kemerdekaan RT 27/RW 08 — dari masyarakat, untuk masyarakat, dan untuk terus menjaga semangat persatuan di Kampung Tua Batu Merah.